Cari Blog Ini

Minggu, 26 April 2015

PENGARUH PERSEPSI SISWA ATAS PENGELOLAAN KELAS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS X DI SMA NEGERI 6 PEKANBARU Mohamad Arief Rafsanjani Siti Umaya

PENGARUH PERSEPSI SISWA ATAS PENGELOLAAN KELAS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI  KELAS  X DI  SMA NEGERI 6  PEKANBARU

Mohamad Arief Rafsanjani
 Siti Umaya

Abstrak: Penelitian bertujuan untuk menguji keberlakuan teori yang di kemukakan oleh Caroll ,menyatakan bahwa hasi lbelajar siswa salah satunya dipengaruhi oleh pengelolaan kelas, pengelolaan kelas yang tentunya dilaksanakan oleh guru yang berkompetensi..Penelitian ini dilakukan pada subjek siswa kelas X IPS Ekonomi SMA Negeri 6 Pekanbaru dengan jumlah sampel 100 orang. Analisis data yang digunakan ,mengunakan regresi sederhana.Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi atas pengelolaan kelas berpegaruh positif terhadap hasil belajar siswa di SMA Negeri 6 Pekanbaru.

             Kata Kunci: Persepsi, Pengelolaan Kelas, Hasil Belajar.

 PENDAHULUAN
Menurut Dimyanti dan Mudjiono (1994: 236), agar hasil belajar siswa lebih baik dan kegiatan pembelajaran berlangsung secara efektif, maka faktor-faktor yang mendukung berhasilnya kegiatan pembelajaran harus diciptakan. Salah satu faktor yang mendukung keberhasilan tersebut adalah pengelolahan kelas.
Djamarah (2010:174) menyatakan bahwa suatu kondisi belajar yang optimal dapat tercapai jika guru mampu mengatur anak didik dan sarana pengajaran serta mengendalikannya dalam suasana yang menyenangkan untuk mencapai tujuan pengajaran, dan juga berhubungan dengan interpersonal yang baikantar guru dan anak didik, dan anakdidik dengan anak didik, merupakan syarat keberhasilan pengelolaan kelas.
Caroll dalam Sudjana (2009) menyatakan bahwahasil belajarsiswa salah satunya dipengaruhi oleh pengelolaan kelas, pengelolaan kelas yang tentunya dilaksanakan oleh guru yang berkompetensi.Pengelolaankelas yang baik menurut Djamarah (2010:186). Adalah harus berdasarakan keterampilan pengelolaan kelas seperti keterampilan yang berhubungan dengan penciptaan dan pemeliharaan kondisi belajar yang optimal merupakan interaksi antara guru dan siswa sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik dan siswa merasa senang belajar dalam kelas, keterampilan yang berhubungan dengan pengembangan kondisi belajar yang optimal merupakan pengunaan alat dan media, gaya mengajar guru, pola interaksi antara anakdidik dengan guru akan mengurangi munculnya ganguan anak didik,

METODOLOGI PENELITIAN
Penelitian initermasuk jenis  penelitianeksplanasi (explanatory research) dengan pendekatan survey yang bertujuan untuk menguji hubungan antar variabel yang dihipotesiskan, yaitu ada tidaknya pengaruh Persepsi siswa atas pengelolaan kelas (X) terhadap Hasil Belajar(Y). Penelitian ini  dilakukan padasiswa kelas X SMAN Pekanbaru. Metode analisis yang digunakan dengan menggunakan regresi .
                                           Desain Korelasi  Variabel  X dengan Y
 






Sumber:   (Sugiyono, 2006).

HASIL DAN PEMBAHASAN
Untuk variable persepsi siswa atas pengelolaan kelas guru  menggunakan 5 indikator yang diturunkan dari teori Djamarah (2010: 186)  tentang keterampilan guru dalam pengelolaan kelas, yaitu (1) Sikap tanggap; (2) Membagi perhatian; (3) Pendekatan masalah kelompok; (4) Memecahkan dan menemukantingkah laku yang keliru; dan (5) Mengendalikan tingkahlaku yang keliru.
Dari hasil analisis data diperoleh sebagai berikut

Tabel 1 Hasil Olahan Deskriptif Variable Persepsi Siswa Atas Pengelolaan Kelas Guru 
No
Indikator
PerolehanSkor
Keterangan
1
Sikap tanggap
89,125
SangatBaik
2
Membagi perhatian
88,9
SangatBaik
3
Pendekatan masalah kelompok
83,55
Baik
4
Memecahkan dan menemukantingkah laku yang keliru
89,075
SangatBaik
5
Mengendalikan tingkahlaku yang keliru
87,825
SangatBaik
Sumber: data olahan 2014

Tabel 2 hasil Olahan Deskriptif Variabel Hasil Belajar
No
Kategori
Nilai
Jumlahsiswa
Frekuensi
1
Sangattinggi
90-100
-
-
2
Tinggi
80-85
10
10%
3
Cukup
70-78
77
77%
4
Rendah
65-69
13
13%
Sumber: data olahan 2014


Tabel 3 Hasil Analisis regresi variable Persepsi Siswa Atas Pengelolaan Kelas Guru terhadap Hasil Belajar
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
T
Sig.
B
Std. Error
Beta
1
(Constant)
34.618
4.993

6.933
.000
PengelolaanKelas
.582
.074
.622
7.855
.000
a.    Dependent Variable: Hasil Belajar

Dari hasil pengujian hipotesis diperoleh bahwa terdapat pengaruh persepsi atas pengelolaan kelas terhadap variabel hasil belajar.
Berdasarkan hasil uji regresi diatas, diperoleh nilai konstanta 34.618 dan nilai koefisien regresi variable persepsi atas Pengelolaan kelas (X) sebesar 0,582 sehingga apabila dimasukkan dalam persamaan regresi diperoleh persamaan sebagai berikut:
Y= 34.618 + 0,582 X
Dari hasil regresi sederhana variabel persepsi siswa atas pengelolaan kelas memperoleh koefisien regresi yang positif, artinya variabel persepsi atas pengelolaan kelas memiliki pengaruh positif terhadap variabel hasil belajar.
Hasil penelitian ini sesuai dengan pendapat Caroll dalam Sudjana (2009) menyatakan bahwahasil belajar siswa salah satunya dipengaruhi oleh pengelolaan kelas, pengelolaan kelas yang tentunya dilaksanakan oleh guru yang berkompetensi.
Dari penelitian ini ditemukan  bahwa persepsi siswa atas pengelolaan kelas yang di lakukan oleh guru dapat mempengaruhi prilaku siswa,semakin bagus persepsi siswa atas pengelolaan kelas yang dilakukan guru maka semakin bagus pula hasil belajar siswa, Hal ini sesuai dengan teori yang di kemukakan (Robbins, 2007) Perilaku individu sering kali didasarkan padapersepsi mereka tentang kenyataan, bukan pada kenyataan itu sendiri dan Mc Shane dan Von Glinow (2000) mengatakan persepsi berkaitan dengan bagaimana seseorang menerima informasi dan menyesuaikan dengan lingkungannya. Sehingga hal ini nantinya akan mempengaruhi prilaku masing-masing individu yang menerima informasi tersebut.
Dalam teori Caroll dalam Sudjana (2009: 40) juga dijelaskan bahwa hasilbelajar dipengaruhi oleh beberapa faktor, ia mengolongkan menjadi 2 bagian yaitu : Faktor yang berasal dari dalam diri siswa atau kemampuan siswa, dimana faktor yang berasal dari dalam diri siswa adalah persepsi siswa dimana siswa yang mempersepsikan pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru dapat mempengaruhi prilaku siswa maka dengan hal tersebut akan berdampak terhadap hasil belajar siswa menjadi lebih baik. Sedangkan faktor yang dari luar diri siswa yaitu cara guru untuk dapat melakukan pengelolaan kelas.berdasarkan peryataan diatas, jelas bahwa dalam proses belajar mengajar sangat memerlukan pengelolaan kelas yang baik guna memciptakan suasana kelas yang kondusif sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar. Melalui pengelolaan kelas yang baik, maka berpengaruh baik pula terhadap hasil belajar siswa.
          Pengelolaan Kelas Menurut Arikunto (1996: 67) adalah “suatu yang dilakukanoleh penanggung jawab kegiatan pembelajaran sehingga dapat terlaksana kegiatan belajar seperti yang diharapkan”.MakaHal inidapat di artikan bahwa pengelolahaan kelasmerupakan kegiatan yang dilakukan oleh seseorang guru dalam rangka mendayagunakan potensi kelas, sehingga pembelajaran bias berlangsung efektif dan efesien.
          Hasil penelitian menyimpulkan bahwa persepsi atas pengeloaan kelas berpengaruh terhadaphasil belajar, penelitian ini mendukung dan memperkuat hasil penelitian penelitian yang dilakukan oleh Rita (2011) yang juga menyimpulkan bahwa pengelolaan kelasberpengaruh terhadap hasil belajar.

KESIMPULAN
Berdasarkan temuan diatas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif persepsi atas pengeloaan kelas terhadap hasil belaj arekonomi pada siswa kelas X SMAN 6 Pekanbaru.
Arah pengaruh yang bersifat positif menunjukan bahwa semakin bagus persepsi siswa atas pengelolaan kelas yang dilakukanoleh guru, akan memberikan dampak positif bagi hasil belajarnya yang artinyaakan membuat hasil belajar semakin meningkat.

DAFTAR RUJUKAN
Arikunto, suharsimi.(1996). Pengelolaan kelas dan siswa, sebuah pendekatan Evaluatif.Jakarta: Raja Grafindo persada.
Djamarah. S Bahri dan Asan Zain.(2010). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: RinekaCipta.
Dimyanti dan Mudjiono.(2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : PT. RinekaCipta.
Hamalik, Oemar. (2003). Perencanaan pengajaran berdasarkan pendekatanSistem. Bandung: Bumi Aksara.
Hamalik, Oemar. (2003). Proses Belajar Mengajar.Bandung: BumiAksara.

Kinicki, Angelo dan Robert Kreitner. 2003. Organizational behavior Key Concept, Skills & Best Pratices. Boston: Mc.Graw Hill

Krech, David , Richard S. Crutchfield, Norman Livson. 1973. Elements of Perception. New York: Knopf publishing 

Kuh et al. 2006.What Matters to Student Success: A Review of the Literature, Commissioned  Report  for  the  National  Symposium  on  Postsecondary  Student Success.

Mc. Shane. Steven L. Mary Ann Von Glinow. 2000. Organizational Behavior. Boston: Irwin McGraw Hill

Mubtadin ,Praudlatul ,  ( 2012 ) pengelolaankelas [ online ].Tersedia:  http: //titalama. Word prees . Com / 2010 /03 /18 / manajemenkelas /
Mulyasa, E. (2008). Menjadi guru Profesional :menciptakan pembelajaran krearif dan menyenangkan. Bandung: RemajaRosdakarya..
Purwanto. (2010). Evaluasi HasilBelajar.. Surakarta: Pustakapelajar
Riduwan & Sunarto(2010). Pengantar statistika. Bandung: Alfabeta

Robbins, Stephen P. 2007. Perilaku Organisasi Buku 1. Jakarta: SalembaEmpat

Sudjana, (2011).Dasar- DasarProfesi Belajar Mengajar: Jakarta: Algesindo.
Sugiyono.(2006). Metode Penelitian Pendidikan .Bandung.Alfabeta
R. Angkowo & A. Kosasih. (2007). Faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar.Jakarta: Bumi Aksara.